Pesta Demokrasi di Duri

Oleh: SumurunG

kpu2Sebagaimana negara-negara demokrasi lainnya didunia, Indonesia sebagai negara yang sering  dipuji-puji sebagai negara paling demokratis ketiga  didunia ini sebentar lagi akan mengadakan pesta demokrasi atau  pemilihan umum untuk pemilihan anggota dpr, dprd dan dpd serta akan dilanjutakan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden. Kita banggga dengan predikat sebagai juara demokrasi tetapi bangsa ini  harus bekerja keras untuk mensukseskan pesta demokrasi ini. Namanya berpesta memang harus bergembira dan diselenggarakan dengan sukacita tanpa ada unsur paksaan karena begitu ada unsur paksaan ini artinya sudah tidak gembira dan sukacita lagi apalagi kalau terjadi kekerasan dan kerusuhan pasti pestanya berantakan. Untuk pelaksanaan pemilu tahun 2009 ini, pemerintah telah membuat undang-undang no.10  tahun 2008 berikut dengan peraturan pemerintah yang menjelaskan undang-undang tersebut.  Dalam undang-undang tersebut jelas-jelas disebutkan tahapan-tahapan pemilu yang harus dijalankan oleh penyelengara yakni KPU dan peserta pemilu parpol dan masyarakat sebagai pemilih. Paling tidak kita dapat membagi tahapan pemilu ini menjadi lima tahapan yaitu, tahap pendaftaran pemilih, tahap pencalonan, tahap kampanye, tahap pemungutan dan penghitungan suara, dan terakhir adalah tahap penetapan hasil. Dua tahapan pertama telah dilalui sekarang tinggal tiga tahapan lagi. Sekarang adalah masa kampanye yang  telah dimulai sejak 8 juli 2008 dan akan berakhir pada tanggal 1 April 2009 sebelum memasuki masa tenang  tanggal 2-4 April 2009. Pencoblosan akan dilakukan tanggal 9 April 2009 sedangkan tahap penetapan hasil 15 april sampai 8 mei 2009. Tiga tahapan pertama adalah tahapan paling melelahkan dan paling repot serta paling banyak menghabiskan tidak hanya tenaga dan pikiran tetapi dana juga, sedangkan  dua tahapan terakhir ini, energi akan digunakan untuk  menunggu dengan was-was hasil kerja keras pada tiga tahapan sebelumnya. Aku tidak akan membahas tahapan-tahapan yang telah lewat itu tetapi tulisan ini akan mencoba membuat gambaran tahapan yang sedang dan akan dilalui yaitu tahapan kampanye dan tahap pencoblosan atau pemungutan suara dan pengitungan suara serta terakhir tahap penetapatan.

  • tahap kampanye

saat ini hampir semua jalan-jalan dan tempat-tempat strategis dimana terdapat pusat-pusat keramaian kota Duri ini penuhi dengan dengan bendera partai dan gambar-gambar calon aggota legislatif. Kartu nama para caleg  beredar dengan cepatnya begitu juga dengan stiker-stiker gambar caleg menyebar dengan cepat dikedai-kedai kopi bahkan mobil parkirpun tidak luput dari sasaran stiker caleg ini. Aku sendiri punya pengalaman dengan stiker ini, ketika aku beli roti ke vanholano bakery, tidak lebih dari 10 menit didalam eeh kaca mobilsudah penuh dengan stiker seorang caleg kabupaten bengkalis. :-)  Semua acara-acara keramaian, pesta pernikahan, pesta-pesta parsahutaon(pesta sekampung), pesta bona taon(pesta tahun baru) dan masih banyak lagi pasti dimamfaatkan para caleg untuk berkampanye. Yang jelas, seperti layaknya orang sedang berpesta semua berlombah berbuat yang terbaik untuk mendapatkan simpati seperti,memberikan bantuan dana, memberikan kaos gratis bahkan ada yang memberikan uang. Para celeg puas karena berhasil mengenalkan dirinya kepada pemilih sedangkan pemilih juga puas karena ada yang baik hati memberikan makan dan bantuan buat dirinya dan kelompoknya walaupun belum tentu pemilih itu menentukan pilihannya kepada caleg yang baik hati tadi. :-)  Seorang kawan semalam mencak-mencak karena dia kecewa dan marah karena chevron membuat aturan baru, bahwa didalam lingkungan kerja dan perumahan yang dia punya tidak diperkenankan berkampanye bahkan harus steril dari atribut-atribut kampanye. Aku sependapat dengan dia mengenai ini karena yang namanya pesta demokrasi memang harus dengan semeriah mungkin, kalaupun chevron ini ingin menegaskan bahwa mereka netral dan  tidak ingin masa kampanye ini menganggu operasi kerja mereka, namun mereka tidak bisa melarang orang untuk bergembira menyambut pesta demokrasi. Menurut aku, selama masyarakat mengunakan milik pribadinya, seperti, mobil, motor dan lain-lain, chevron sebaiknya tidak melarangnya karena hak untuk memilih dan dipilih itu dilingdungi undang-undang. Pertimbangan lainnya adalah pemilu ini acara negara bahkan dilindungi dengan undang-undang kalau ada usaha-usaha untuk menganggu acara ini menurut aku sudah tidak sepatutnya bahkan cenderung perbuatan yang melawan pemerintah kecuali chevron ini adalah lembaga politik mungkin masih bisa dimengerti. Sebagai perusahaan besar, chevron seharusnya mendukung pesta demokrasi ini dengan turut serta berpesta bukan justru menghalangi orang berpesta. Aku melihat, mereka ini cenderung inward looking dan bahkan cenderung egois. Akan lebih terhormat dan bermamfaat kalau mereka berbuat sesuatu seperti yang dilakukang gubernur dki sutiyoso, dia melarang pengunaan bendera-bendera parpol liar yang menganggung keindahan kota tetapi dia juga mengibarkan bendera-bendera itu ditempat strategis dan dibuat bagus dan tertata dengan baik.

  • tahap pemungutan dan penghitungan suara

pemungutan dan penghitungan suara akan dilakukan pada tanggal 9 april 2009 sedangkan penetapan hasil dilakukan tanggal 15 april-8 mei 2009. Pada tahapan ini adalah tahapan paling kritis karena mengyangkut hasil yang merupakan hasil kerja keras dari tahapan-tahapan terdahulu. Kemungkinan kecuragan sangat tinggi pada tahap ini, untuk itu dibutuhkan lembaga pengawas yang kuat dan kredibel. Para caleg juga harus mampu mengunakan semua resource yang dia miliki untuk menjadi pengawas pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara ini. Saran aku pilih daerah-daerah yang sulit dijangkau atau terpencil untuk diawasi karena kemungkinan untuk dicurangi semakin besar karena tidak banyak yang memantau. Sebagai gambaran buat kawan-kawan caleg yang akan berkompetisi pada pemilu tahun ini berikut ini adalah hitung-hitungan untuk mendapatkan kursi didprd bengkalis.  Data yang aku gunakan untuk menetapkan 1 kursi didprd bengkalis berdasarkan harian tribun 2 Maret 2009.

 

 

No

Daerah Pemilihan

Jumlah pemilih

Kursi

BPP

1

Bengkalis I (Bintan, Bengkalis, Rupat, Rupat Utara)

150502

10

15050.2

2

Bengkalis II (Rangsang, Rangsang Barat, Tebing Tinggi, Tebing Tinggi Barat)

143866

6

23977.67

3

Bengkalis III (Bukit Batu, Siak Kecil, Merbau)

78381

9

8709

4

Bengkalis IV (Pinggir)

71426

5

14285.2

5

Bengkalis V (Mandau)

189514

15

12634.27

 

 

Tabel diatas dibuat dengan asumsi semua pemilih mengunakan hak pilihnya dengan sah, namun belajar dari pengalaman pemilhan gubernur  tahun 2008 yang lewat masyarakat daerah pemilihan bengkalis IV dan V  yang mengunakan hak suaranya sebesar  50% jadi kawan-kawan caleg mungkin bisa memprediksi lebih lanjut berapa suara yang harus mereka dapatkan untuk dapat menjadi anggota legislatif  didaerah pemilihan ini.

Karena tulisan in hanya membahas pesta demokrasi diduri jadi daerah pemilihan lain tidak akan dibahas disini. :-)

 

Perubahan:

Aku baru saya terima data resmi KPU Bengkalis tentang daftar pemilih tetap(DPT) sehingga bilangan pembagi pemilih(BPP) juga berubah. Dibawah in adalah tabel perubahannya:

 

 

 

 

No

Daerah Pemilihan

Jumlah pemilih

Kursi

BPP

1

Bengkalis I (Bintan, Bengkalis, Rupat, Rupat Utara)

102666

10

10266.6

2

Bengkalis II (RAngsang, Rangsang Barat, Tebing Tinggi, Tebing Tinggi Barat)

95375

6

15895.83

3

Bengkalis III (Bukit Batu, Siak Kecil, Merbau)

66600

9

7400

4

Bengkalis IV (Pinggir)

41708

5

8341.6

5

Bengkalis V (Mandau)

133324

15

8888.267

About these ads
This entry was posted in Diskusi, Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s