Provinsi Tapanuli Lagi

 Oleh: SumurunG

gedung-dprd-sumutPerkembangan pembentukan provinsi taput memasuki babak baru dimana orang-orang yang kontra pembentukan provinsi tapanuli ini sekarang mulai mendominasi pemberitaan dimedia massa dan  menyerang orang-orang yang mendukung  provinsi taput ini. Yang lebih memprihatinkan adalah orang-orang yang mendukung  provinsi ini sudah mulai ketakutan dan mulai menhindar bahkan menyangkal keterlibatannya dalam aksi mendukung protap ini. Kenapa harus takut? Bukankah unjuk rasa atau demontrasi itu legal?? Apalagi unjuk rasa itu sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan bahkan kepada pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah sumatera utara walaupun ini tidak diperlukan. Kematian ketua dprd sumatera utara  setiap orang waras pasti tidak menginginkannya dan sangat disesali tapi itu tidak menjadi alasan untuk menghentikan usulan pembentukan provinsi tapanuli. Provinsi  tapanuli harus jalan terus dan  begitu juga dengan penyelidikan aksi unjuk rasa yang  tidak mendapat pengamanan cukup itu. Penyelidikan juga harus proporsional jangan melebar ke isu-isu yang nggak jelas seperti isu sara dan lain-lain. Satu hal yang menjadi kekuatiranku adalah jangan menjadikan kasus ini untuk membungkam aspirasi rakyat, membuat orang takut berunjuk rasa dan membuat polisi menjadi alat untuk mematikan proses demokratisasi.  Aksi penangkapan kaum intelektual kampus secara sembrono, dosen,mahasiswa dan bahkan menyerang kampus adalah tindakan yang  bertentangan dengan demokrasi. Bukankah kampus memang tempatnya orang-orang yang berpikiran kritis termaksud untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran baru yang mereka anggap layak secara akademis  dan jangan lupa ada hak otonomi kampus dimana kebebasan secara akademis tidak dapat diintervensi oleh pihak pemerintah.

 

Tidak fair rasanya pendukung provinsi tapanuli yang  telah menunggu selama 8 tahun lebih harus disalahkan hanya karena dampak dari aksi unjuk rasa yang tidak aman itu. Tidak fair juga harus mengorbankan proses pembelajaran demokrasi bangsa ini harus kembai terpasung  dengan kejadian unjuk rasa provinsi tapanuli ini. Buat anda yang tidak mendukung provinsi tapanuli ini silakan untuk menolak dengan argumentasi yang anda punya, begitu pula dengan orang-orang yang mendukung provinsi tapanuli ini, ini adalah proses pembelajaran demokrasi bangsa ini. Yang  jelas proses ini telah berlangsung lama dan hanya membutuhkan 1 syarat administratif lagi yaitu pernyataan dukungan dari dprd provinsi sumatera utara. Kalau mau menilai secara jernih sebenarnya tidak ada alasan bagi dprd provinsi menolak atau mengulur-ulur waktu untuk membuat pernyataaan dukungan pembentukan provinsi tapanuli tersebut, bukankah tugas dprd itu menerima aspirasi rakyat dan dalam kasus ini  ada 7  pimpinan kabupaten dan kota mayda serta 7  dprd tingkak II  sudah menyakan mendukung dan ikut menjadi bagian dari provinsi tapnuli ini nantinya. Ketujuh daerah tingkat II itu adalah sebagai berikut:

Kabupaten pendukung;

  1. tapanuli utara
  2.  toba samosir
  3. samosir
  4. humbang hasundutan,
  5. tapanuli tengah
  6.  nias selatan dan
  7.  kodya sibolga

 

Sepanjang pengetahuan aku sampai saat ini belum ada provinsi baru yang tidak berhasil(mohon dikoreksi) kalau kabupaten baru mungkin ada, dugaan aku itu hanya masalah waktu dan tidak adanya dukungan yang kuat dari kabupaten induk dan pemerintah pusat. Kalaupun mau dibuatkan perbandingan provinsi-provinsi yang baru, menurut aku provinsi tapanuli ini sudah lebih baik dari provinsi yang telah lebih dahulu dimekarkan. Misalnya provinsi Gorontalo, secara demografis dan geografis bahkan mungkin secara ekonomis dan keamanan calon provinsi tapanuli ini menurut saya lebih baik.

 

Harapan aku adalah jangan aspirasi rakyat ini terlalu banyak dipolitisasi sehingga substansi aspirasi itu sendiri menjadi kabur dan hilang hanya karena kekuatiran yang nggak jelas atau karena romantisme sejarah dengan mengabaikan kondisi saat ini. Pemerintah pusat juga harus bisa merobah mind set  dengan menganggap mereka lah yang paling benar dan paling tahu kebutuhan dan aspirasi daerah. Sudah tidak saatnya lagi mendikte daerah dan menganggap rakyat itu bodoh karena yang merasakan kondisi daerah itu adalah rakyat didaerah itu sendiri sedangkan pusat hanya bisa meraba-raba karena mereka hanya melihat dari jauh. Pemerintah pusat sudah membuat undang-undang no 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah no 78 tahun 2007 tentang pembentukan, penghapusan dan pengabungan daerah jadi konsisten dan konsekwen lah dengan aturan yang telah dibuat itu. Kalaupun nanti membuat Grand Design atau Grand Strategy tentang pembentukan, penghapusan dan pengabungan daerah, dahulukanlah kepentingan rakyat jangan untuk kepentingan pemerintah pusat saja.

Bravo provinsi Tapanuli..teruslah berjuang..

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to Provinsi Tapanuli Lagi

  1. Sumurung says:

    toho do naditulis lae i..masalah teknis seperti ibukota i belakangan ma i. mengenai caleg na diduri on, biarkanlah begitu lae semua bebas untuk maju nanti kita lihat siapa yang lebih besar pilihan suaranya dan dialah kita majukan sebagai balon bupati atau wakil. dalam waktu dekat kita akan umumkan calon bupati atau wakil dari kita.🙂 Salah satu yang akan jadi balon wakil kawan kita main golf itu hehehe..

  2. Nathanael Nainggolan says:

    Alai..tong do alai na…hita pe hurang kompak taringot tusi..ai tong maradu jogal tentang didia ibukota na.. jadi mental hita pe sebagai orang Tapanali dang siap dope. Songon pemilihan caleg nuaeng ma..beha namai? Hape molo jelas holan 2-3 halak sian hita maju, sude hita halak Tapanuli na di Mandau on mamilit, persentase “duduk” na nge jelas. Jadi sipata perilaku “HOTEL” i sangat terasa dope dihita (dang diho, dang di ahu, dibegu ma). Jadi selagi songon i dope karakter ta, maol do i. Alani do sahat tu tikki on, dang adong dope halak Batak na gabe Negarawan sejati. Ahu pribadi mansai setuju do Pro Tap on, alai ima jo, mungkin 10 tahun nai pe manang piga taon na i ma i. Termasuk cara-cara menyalahkan aktivis ProTap i, ahu pe dang setuju. Alai kekompakan dohot “HASADAAN NI BANGSO BATAK/TAPANULI” i do na paling porlu. Horas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s