Market Segmentation and Product Bundling

 Oleh: SumurunG

esiaSegmentasi pasar ternyata masih bisa dipergunakan sebagai strategy pemasaran yang jitu untuk produk-produk telekomunikasi, ini terbukti dengan product bundling esia(handphone dangan kartu esia) yang yang di gabungkan dengan segementasi pasar yang mereka buat. Segmentasinyapun tidak terbatas pada satu pola tertentu tetapi dengan memamfaatkan semua kategori yang ada seperti, demografi, geografi,sosial dan budaya,psikologi dan psikografik(gaya hidup). Produk-produk ini dibuat dengan cara bundling dimana handphone itu dijual dengan kartu esia, tetapi bedanya adalah handphone tersebut dijual dengan memasukkan konten sesuai dengan segmentasi pasar yang dibuat. Menurut aku ini cara yang cerdas dimana konsumen indonesia ini memang sangat mungkin dikelompokkan dengan banyak cara karena memang penduduk indonesia ini terdiri dari bermacam-macam suku, agama, bahasa, sosial budaya dan lain sebagainya. Menurut Craven dan Piercy dalam bukunya Strategic Marketing, segmentasi akan berhasil jika mampu menciptakan value tersendiri buat sengmen pasar yang dituju. Menurut aku segmentasi yang dilakukan esia itu sudah memberikan value yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari segmen pasar yang ditetapkan mereka. Berikut ini adalah contoh produkt bundling sesuai dengan segmen pasar,

  1. HP ESIA Kasih. Produk ini dirilis pada saat natal dan tahun baru dimana target pasarnya dilakukan berdasarkan kondisi sosial budaya masyarakat yaitu konsumen yang beragama Kristen. Fitur yang ditawarkan adalah sabda kasih dan doa suci
  2. HP ESIA Slankers. Produk ini dirilis sekitar bulan februari 2009 dimana segementasinya dilakukan berdasarkan psikografi(gaya hidup). Segmentasi ini adalah para pengemar grup musik Slank. Fiturnya logo slank pada hp dan ring back tone slank.
  3. HP Esia Hidayah. Produk ini dirilis pada saat bulan puasa dan hari raya idul fitri. Fitur yang ditawarkan adalah rbt lagu-lagu rohani dan ayat-ayat alquran. Segmentasi untuk produk ini berdasarkan kondisi sosial budaya masyarakat yaitu konsumen yang beragama Islam
  4. HP ESIA Bali. Produk ini dibuat khusus untuk masyarakat bali yang beragama hindu. Segementasi untukproduk ini bisa berdasarkan Geografis tetapi bisa juga berdasarkan Sosial Budaya. Fitur yang ditawarkan adalah, penanda waktu tri sendhya,wallpaper Bali dan pustaka hindu.
  5. HP ESIA Fu. Produk ini kebuat khusus untuk etnis tionghoa dimana fiturnya ada wallpaper cina dan kalender cina. Segmentasi untuk produk ini berdasarkan sosial budaya.

 Dari beberapa produk yang dicontohkan diatas jelas terlihat esia berhasil menciptakan value untuk setiap segmen yang mereka ciptakan. Aku tidak tahu apakah segmentasi ini berhasil menciptakan market share yang lebih besar atau menghasilkan keuntungan bagi esia tetapi kalau melihat dari panjangnya range waktu yang dibuat bisa diambil kesimpulan bahwa segmentasi dengan produk bundling ini berhasil. Sejauh ini belum ada competitor yang masuk dengan segmentasi dan produk bundling seperti yang dilakukan esia ini jadi setidaknya akan bermain sendirian untuk sementara waktu walaupun entry barrier untuk masuk kesegmen yang dibuat esia ini hampir tidak ada. Luar biasanya lai adalah segmentasi yang telah dibuai itu dapat dilakukan berulang-ulang setiap tahun bahkan ada yang berlaku terus-menerus seperti HP ESIA Bali.

 

Tulisan ini terinspirasi karena lihat iklan esia di tv one  makanya contohnya hanya esia saja🙂

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Market Segmentation and Product Bundling

  1. Sumurung says:

    Tampaknya telkomsel menyadari pentingnya straategi segmentasi dan produk bundling ini terbukti dengan berita seperti dibawah ini.
    Ponsel Khusus Jakmania
    Minggu, 10 Mei 2009 | 16:11 WIB
    JAKARTA, KOMPAS.com – Operator telepon seluler (ponsel) Telkomsel bekerja sama dengan klub suporter Persija, The Jakmania, meluncurkan ponsel edisi khusus untuk The Jak. Namanya The Jakphone.
    Ponsel ini di desain khusus dengan warna oranye, sesuai dengan warna dari The Jak, dan dibanderol dengan harga Rp 299.000.
    Vice Prisedent Area II Jabodetabek Telkomsel, Irwin Sakti, mengatakan dalam rilisnya, The Jakphone ini dilengkapi dengan info bola online, nada sambung pribadi (NSP) Jakmania gratis, dan strater pack Simpati Pede dengan pulsa senilai Rp 10.000.
    Dia mengatakan, kerja sama ini untuk memberikan rasa kebersamaan dan kebanggan terhadap komunitasnya, yaitu Jakmania. Untuk itulah Telkomsel memfasilitasi komunitas pencinta sepak bola ini.
    “Pembuatan ponsel khusus ini akan terus dikembangkan bagi komunitas-komunitas yang ada di Jabodetabek lainnya. Hal ini dapat memberikan rasa kebersamaan dan kebanggan terhadap komunitasnya,” ujar Irwin.
    Fitur yang ada di The Jakphone antara lain MP3, MP4, dan FM radio. Ponsel ini juga bisa dimanfaatkan sebagai handy talkie. Anggota komunitas The Jakmania saat ini lebih dari 30.000 orang. Untuk tahap awal ditargetkan 5.000 pelanggan akan menjadi pengguna The Jakphone.
    Di sisi lain akan juga jumlah pelanggan Telkomsel di area II yang saat ini sudah mencapai lebih dari 17,8 juta pelanggan.
    The Jakphone dilengkapi dengan paket Simpati pede seharga Rp 10.000 termasuk didalamnya pulsa senilai Rp 20.000, yakni pulsa awal Rp 10.000 (Rp 5.000 untuk komunikasi ke semua operator dan Rp 5.000 sesama Telkomsel) serta bonus pulsa Rp 10.000 (Rp 5.000 saat isi pulsa pertama dan Rp 5.000 saat isi pulsa kedua) untuk komunikasi ke semua pelanggan Telkomsel. Termasuk dapat menikmati tarif bicara Rp 0,5/detik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s