SBY dan Partai Demokrat

Oleh  SumurunG

sby_demokratBerdasarkan penghitungan cepat lembaga-lembaga survey  sudah dapat dipastikan bahwa partai demokrat sebagai pemenang dengan jumlah suara sebesar 20%  sedangkan partai golkar dan pdip berada diurutan kedua dan ketiga dengan perolehan suara sekitar 14%. Ini menunjukkan bahwa partai demokrat lebih disukai oleh pemilih walaupun partai ini baru dua kali menjadi peserta pemilu.  Partai demokrat ini  seperti partai-partai lainnya mengandalkan tokoh atau figur pendiri  sebagai  lokomotif untuk menarik gerbong kereta partai.  Ini artinya bahwa ketokohan SBY sebagai lokomotif partai saat ini lebih layak jual dari pada tokoh-tokoh partai lainnya seperti, Megawati di PDIP atau Hidayat Nurwahit di PKS sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa ternyata mampu bertahan sebagai partai papan tengah tanpa adanya Gus Dur disana. Partai Amanat Nasional juga berhasil berada dilima besar walaupun Amien Rais tidak lagi terlibat langsung dalam mengurus partai sedangkan Gerindra dan Hanura masih mengandalkan tokoh untuk mendapatkan suara pemilih.

Sebanarnya tidak ada yang salah dengan mengandalkan figur atau tokoh sebagai endorser untuk mendapatkan simpati dan suara pemilih tetapi dalam sebuah organisasi modern figur atau tokoh ini tidak selamanya bisa diandalkan. Masalah pasti terjadi jika figur atau tokoh tersebut meninggal dunia atau melakukan blunder tentu partai atau organisasi tersebut akan mati juga atau paling tidak akan ditinggalkan oleh pemilih karena sebenarnya tokoh tersebutlah yang dipilih oleh pemilih. Kalau kita mencoba menganalogikan partai ini sebagaimana badan usaha atau perusahaan maka dapat dikatakan saat ini Partai Demokrat adalah market leader pada pasar persaingan sempurna. Ini artinya produk yang dijual oleh partai demokrat lebih mempunyai value dibandingkan dengan partai-partai lainnya. Produk yang dimaksud disini adalah tokoh yang diusung untuk jadi presiden. SBY sebagai produk dari partai Demokrat adalah seorang jenderal angkatan darat yang muncul kepermukaan juga secara kebetulan karena dia diangkat menjadi menteri pertambangan oleh Gus Dur, padahal sebelumnya SBY tidak begitu menonjol bahkan dikarir militernya sekalipun. Dia hanya sebagai Kosospol ABRI ketika diangkat Gus Dur menjadi menteri pertambangan. Menurut aku,dia hanya beruntung ketika rakyat kecewa dengan PDIP sebagai pemenang pemilu 1999 ternyata tidak mampu berbuat banyak untuk membangun bangsa ini apalagi kader-kader PDIP didaerah sangat banyak yang mengecewakan dan menyakiti hati rakyat. Makanya ketika megawati berhadapan head to head dengan SBY diputaran kedua, SBY keluar sebagai pemenang.

Bagaimana kelanjutan kepemimpinan SBY ini dipartai Demokrat? Menurut aku SBY belum bisa mengandalkan kharisma karena dia belum sampai pada level itu.  Track Record atau recam jejak dia sebagai pemimpin belum luar biasa. Hermawan dalam bukunya Marketing in Venus seseorang bisa dikatakan mempunyai kharisma jika;

1.       Mempunyai capaian yang luar biasa, extraordinary. Sebuah capaian yang terus-menerus dan tanpa cacat

2.       Memiliki daya tarik dan aura yang  menyelimuti setiapa gerak dan langkahnya

3.       Memiliki reputasi tak terbantahkan, kredibilitas amat tinggi, dan sangat dihormati para pengikutnya

4.       Memiliki kekuatan dalam menginspirasi dan mempengaruhi para pengikutnya.

Ketokohan SBY masih jauh dibawah kalau dibandingakan dengan tokoh-tokoh kharismatik seperti Soekarno atau Hatta yang berjuang mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia dalam situasi dan kondisi yang tidak menentu. SBY sukses dalam menciptakan personal branding sebagai seorang jenderal intelek yang teraniaya dan mendapatkan simpati dan empaty rakyat. Dia kemudian dikenal sebagai seorang komunikator yang baik. Pencitraan inilah yang terus-menerus dikembangkan oleh partai demokrat untuk menciptakan value seorang SBY. Partai Demokrat juga sukses dalam komunikasi dan marketing politiknya dengan menciptakan co-branding dengan menceritakan kesuksesan yang dihasilkan oleh pemerintah adalah karena peran SBY mungkin terinspirasi co-branding “intel inside”  yang ada disetiap  komputer walaupun kenyataannya ada peran banyak orang lain dan partai politk lain disana. SBY juga seorang pencipta lagu dan penyanyi.  Para pembantunya terus-menerus menjual success story SBY, baik dengan membuat buku maupun dalam setiap wawancara televisi, koran dan media lainnya.

Menurut aku SBY sebagai lokomotif partai Demokrat akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan dia sebagai presiden. Makanya yang harus dilakukan SBY sekarang adalah memperkuat sistem dan sumberdaya manusia yang ada di Partai itu sehingga jika nanti SBY tidak berkuasa lagi partai itu mampu bertahan dan syukur-syukur bisa tetap mempertahankan kemenangannya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to SBY dan Partai Demokrat

  1. Ch Marbun says:

    Partai Demokrat (PD), hidup hanya dari SBY walaupun dipengurusnya banyak orang yang terkenal. Setahu saya di PD ini yang banyak mengatur adalah SBY (yang bukan ketua umum partainya). Sehingga perlu di cermati lagi AD/ART PD ini, apakah adakah kekuatan ketum dalam memutuskan sesuatu? Saya setuju dengan pendapat Bapak Harryson ini, bahwa PD “hidup” hanya dari SBY (untuk saat ini, dan mungkin ke depannya juga).
    Aku agak optimis utuk pilpres skrg yang menang adalah SBY lagi, makanya PKS dan PAN sangat “berminat” utk cadi cawapres.
    Skenario menurutku, SBY presiden dan maunya PDIP, GOLKAR, HANURA dan GERINDRA menjadi partai oposisi di DPR.
    Kalau sudah posisinya spt ini, aku mau lihat juga, apakah akan ada kenaikan BBM lagi. he he he
    Hanya berpendapat.

  2. Sumurung says:

    Komentar yang luar biasa.. mauliate lae sintua.. :-)John Lennon, Michael Jordan, Mahatma Gandhi memang orang-orang luar biasa dan menurut aku, mereka adalah orang-orang yang berkharisma, biarpun orang-orang ini tidak lagi aktif atau bahkan sudah wafat sekalipun orang pasti akan mengenang mereka dan dijadikan teladan bahkan jadi sumber inspirasi. Kalau kata steven covey inilah pribadi-pribadi yang agung. Hidupnya tidak hanya berguna buat dirinya sendiri tetapi juga buat orang lain, menjadi teladan dan yang paling agung menurut dia bisa menginspirasi orang untuk berbuat lebih baik dan lebih hebatlagi.

  3. Nathanael Nainggolan says:

    Mauliate ma di Tuhanta, nunga ta bolus acara PilKada Negara ta on, atik pe godang kekurangan, alai na paling porlu dang terjadi kekacauan, hita tangiangkon ma asa tong aman tentram negara RI na hita holongi on.
    Soal taringot tokoh figur i, hampir merata do nian di sandok portibi on, di luat negara na asing pe songon i do, songon Mahatma Gandhi (India), Fidel Castro (Cuba), Ferdinan Marcos (Philipina), John F.Kennedy (USA)dll, sai adong do terus figur-figur na menonjol di Internasional. Begitu juga dengan group-group band, Ahmad Dani (Dewa), Freddy Mercury (Queen), Robert Plant (Led Zeppelin), John Lennon (The Beatles)dll..di saat pentolan group uzur atau keluar, maka dapat dipastikan popularitas group dan performance nya bakal memudar dan ditinggalkan orang.. Sepertinya itulah siklus “duniawi”, memang tidak ada yang abadi..memang mansai porlu do kaderisasi, alai sangat jarang kader tersebut bisa menjadi TOP 4ever, akan ada siklus down nya..sama seperti harga sawit, harga minyak dunia, akan ada booming up dan booming down..itulah hidup..yang penting figur pimpinan setidaknya bisa “betul-betul menjadi pemimpin yang memperjuangkan, melaksanakan program untuk kebaikan rakyat nya”, saya rasa itu udah cukup membuat dia populer.. tidak perlu harus jadi seorang yang fenomenal, karena akan datang waktunya seseorang tidak menjadi populer lagi. Kalau perlu seperti Michael Jordan, di saat dia dipuncak karier, dia langsung gantung sepatu, sehingga namanya jangan sampai rusak karena udah semakin turun performance nya tetapi klub basket nya Chicago Bulls langsung hilang pamornya, oleh karena itu dalam sejarah NBA, pemain basket fenomenal sampai saat ini adalah Michael Jordan, dan orang akan selalu mengingat dia, walaupun tetap di minta utk main atau membuat iklan, dia tidak mau melakukannya, namun sumbang saran dan pemikirannya tetap diperlukan NBA. That’s life cycle..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s