Think Locally, Ack Locally

Bank bca baru dua hari yang lalu beroperasi di duri ini tetapi mereka  langsung melakukan gebrakan yang tidak biasa dengan melakukan promosi langsung kepada pasar sasaran. Hari ini ketika sarapan pagi dikedai kopi langganan, aku melihat mereka dengan cara yang sangat sederhana yaitu dengan menempelkan pamflet di dinding kedai kopi. Menurut aku ini tepat sasaran karena langsung kepada nasabah potensial(prospect customer), apalagi dalam pamflet ukuran satu lembar folio tersebut sudah langsung membuat syarat-syarat untuk menjadi nasabah berikut hadiah yang bisa didapatkan dengan menjadi nasabah bank tersebut. Kedai kopi di duri ini memang menjadi tempat berkumpul orang-orang potensial secara financial sekaligus menjadi media beredarnya informasi secara cepat(worth of mouth).  Aku pikir  ini bisa  dikatakan dengan think locally, ack locally.

Paling tidak mereka telah mendapatkan awardness  dengan murah dan cepat. Belum banyak yang melakukan ini didaerah ini, padahal media “kedai kopi” ini sangat efektif dan efesien jika dipakai secara optimal. Mungkin juga buat pemilik kedai kopi diduri ini sudah saatnya mengambil mamfaat ekonomis secara lebih nyata lagi dari orang-orang atau perusahaan yang ingin mengunakan kedai kopi sebagai media promosi.  ;)  Buat aku think locally, act locally ini ternyata masih efektif digunakan untuk efesiensi. Tentu saja dilihat kasus per kasus.J Dengan mengunakan slogan ini ternyata bisa menghasilkan keuntungan kompetitif karena mengunakan resource lokal yang nyata-nyata lebih efesien. Dengan ini aku mau mengajak para sahabat memamfaatkan peluang lokal dengan mengunakan resources lokal. Masak  resources lokal bisa lebih mahal dari pada resources “asing”.  ;)  Sudah ada  contoh sukses buat para sahabat warga duri ini, seperti, pt.rifansi yang mampu mengalahkan perusahaan skala nasional seperti pt.tje dalam lelang di pt.chevron atau pt.fss yang bisa mengalahkan pt.iss.  Jadi tunggu apa lagi.. J

This entry was posted in marketing. Bookmark the permalink.

One Response to Think Locally, Ack Locally

  1. Nathanael Nainggolan says:

    Setuju dengan opini lae…
    Sebenarnya mitra lokal juga mampu utk melakukannya, asal diberi kesempatan yg sama…tapi tentu harus dilakukan dengan bertanggungjawab profesional, terutama kualitas kerja yang mantap. Kendala yang sering di hadapi sebenarnya lebih sering di keterbatasan modal. Kadang kala miris juga melihatnya, tapi itulah keadaannya. Jaminan / colaterall yang di miliki disini tetap dinilai lebih rendah dari jaminan yang mereka miliki di pulau jawa misalnya. Hal ini udah pernah jg kita utarakan dengan beberapa pihak perbankan/pendanaan, tapi mereka pun memiliki kewenangan yang terbatas utk pendanaan, jadi kadang membikin kita cuma gigit jari. Dari proses itu saja pun mitra lokal udah kalah di waktu yang merupakan poin sangat penting dalam dunia usaha. Dan tidak sedikit pula sebenarnya perusahaan lokal generasi baru juga lebih berkomitmen dalam memberikan pelayanannya, tidak kalah dengan perusahaan yang digemborkan sebagai International Standard, ternyata giliran pemenuhan kewajiban malah kalah dari Local Standard. Dan Chevron pun harusnya sudah bisa melihat mitra-mitra lokal kecil yang semangat dan berkualitas ini, dan memberikan kesempatan kepada mereka utk membuktikan kinerja mereka, bukan malah membikin aturan-peraturan-syarat dan kondisi yang kadangkala sengaja diciptakan utk menghambat perkembangan perusahaan lokal. Padahal dalam prakteknya syarat-kondisi tersebut mereka ciptakan dan langgar sendiri. Dan mitra lokal pun harus berani bertaruh, jika memang diberi kesempatan harus bisa membuktikan mitra lokal adalah pekerja keras…
    Seperti semboyan yang Local Spirit Global Performance…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s