Relationship Strategy sebagai taktik leverage

Relationship Strategy atau kerja sama usaha adalah sebuah strategi yang biasa digunakan untuk menutupi gap atau kesenjangan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Gap atau kesenjangan ini bisa berupa skil(skill) dan sumber daya(resources). Skill dan resource ini bisa berupa aspek keuangan, tenaga kerja ahli, teknologi, akses informasi . Ada beberapa bentuk kerjsama yang mungkin dilakukan seperti, joint operation, aliansi strategis. Masing-masing kerjasama ini memiliki dasar dan tujuan yang berbeda-beda disesuaikan dengan visi dan misi dari kerjasama tersebut. Joint Operation biasanya dipakai untuk mengerjakan proyek tertentu dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama sedangkan aliansi memungkinkan untuk kerjasama strategis dan berjangka waktu lebih panjang. Seperti telah disampaikan diatas bahwa relationship strategy bisa dilakukan dengan beberapa cara tetapi saya akan membahas kerja sama operasi untuk perusahaan kontraktor. Kerjasama ini biasanya dilakukan untuk saling melengkapi dari dua atau beberapa perusahaan kontraktor baik dari aspek pembiayaan, teknis pekerjaan, maupun kebutuhan leverage atau bahkan hanya sharing informasi.

Salah satu contoh perusahaan yang berhasil mengunakan strategy relationship strategy ini sebagai strategy leverage adalah PT.RIFANSI DWI PUTRA dengan PT.DAEKYUNG dan PT.HARAP PANJANG dengan PT. SPI. Ketika saya tanyakan kepada PT.TRIPATRA yang mengunakan PT.RDP menjadi rekanan, jawabannya adalah bahwa pt.rdp ini mengajak perusahaan korea sebagai mitra konsorsium kerena itu lah mereka percaya PT. RDP mampu mengerjakan proyek yang mereka berikan. Setelah berhasil dengan kontrak kerja tersebut mereka mulai memberanikan diri untuk mandiri tanpa mengikutsertakan pt.daekyung untuk mengikuti tender dengan kualifikasi yang lebih besar dan mereka berhasil memenangkan tender tersebut. Model konsorsium dengan joint operation dipilih oleh pt.rdp digunakan untuk menutupi gap teknis dan pengalaman operasi. PT. RDP saya nilai berhasil karena mereka mengunakan tenaga kerja mempunai skill yang diambil dari luar sehingga gap teknis dapat ditutupi. PT. HARAP PANJANG dan PT.SPI juga sama, kedua perusahaan bergerak dibidang kontraktor jalan. Dasar dari kerjasama joint operation untuk menutupi gap aspek teknis dimana PT.SPI memiliki keahlian untuk mengerjakan fondasi jalan sedangkan untuk mengerjaan pengaspalan akan dikerjakan oleh mitra kerjanya yaitu harap panjang.

Baru-baru ini saya mendengar dari kawan bahwa ada joint operation(konsorsium) yang tidak bisa membagi fungsi, tugas dan tanggungjawab dari masing-masing peserta konsorsium. Saya melihat permasalahan ini terjadi karena joint operation yang mereka lakukan itu tidak jelas untuk menutupi gap atau kesenjangan yang terjadi sehingga mereka kesulitan untuk berbagi fungsi, tugas dan tanggungjawab. Masing-masing merasa mampu sehingga ketika work order(WO) diberikan yang terjadi adalah keduanya berebut untuk mengerjakan wo tersebut. J Permasalahan ini akan terus berlangsung selama kontrak itu berlangsung selama tidak adanya ketegasan tentang pembagian tanggungjawan dan sangat dimungkinkan konsorsium ini akan berakhir dipengadilan. He he.. Untuk menghindari konflik sebenarnya selain dasar dan tujuan, kerjasama harus mempertimbangkan serta mampu menjawab pertanyaan mengenai hal-hal berikut, Is partnering a promising strategy?, How essensial is the relationship strategy?, Are good candidates available?, Do Relationship fit to our culture?. Terakhir yang harus dilakukan adalah membuat perjanjian kerjasama yang jelas dan terukur sehingga konflik dapat dihindari.

Jadi buat kawan-kawan perusahaan kontraktor lokal, jangan ragu untuk mengunakan strategy kerjasama ini sebagai leverage. Mari bekerjasama sesama kita atau bekerjasama dengan perusahaan lebih besar untuk meleverage perusahaan masing-masing. Saya sudah sampaikan contoh sukses yang terjadi didepan mata kita selanjutnya terserah kita juga.😉

This entry was posted in Business, Management, Perusahaan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s